July 17, 2026

Pendaftaran SPMB SMKN 12 Garut 2026/2027 Berjalan Lancar, Heryatno: Kelulusan Berdasarkan Sistem

0
Attachment for Pendaftaran SPMB SMKN 12 Garut 2026/2027 Berjalan Lancar, Heryatno: Kelulusan Berdasarkan Sistem



Penerimaan siswa baru di SMKN 12 Garut berjalan dengan lancar dan kondusif. Proses seleksi yang dilaksanakan sesuai aturan pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, menunjukkan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.

Kepala SMKN 12 Garut, Heryatno, S.Pd., M.M., M.Si., MCE, menjelaskan bahwa sekolah hanya bertindak sebagai penyelenggara pelaksanaan SPMB. Seluruh proses seleksi dilakukan berdasarkan sistem dan ketentuan resmi, sehingga sekolah tidak memiliki kewenangan untuk menentukan kelulusan siswa.

Menurut Heryatno, penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan proses penerimaan peserta didik yang adil serta meminimalkan intervensi dari pihak luar. Ia menyampaikan bahwa semua siswa yang lolos telah melalui tahapan prosedur sesuai aturan pemerintah.

Ia menegaskan bahwa hasil seleksi merupakan keluaran sistem berdasarkan jalur yang telah ditentukan. Sekolah hanya bertugas memastikan seluruh proses administrasi berjalan sesuai prosedur.

Heryatno berharap masyarakat memahami mekanisme SPMB yang semakin mengedepankan sistem digital dan aturan baku. Oleh karena itu, ia mengimbau para orang tua maupun calon peserta didik untuk tidak mudah mempercayai pihak-pihak yang mengaku mampu meloloskan siswa ke sekolah tertentu.

Ratusan Murid Diterima Melalui Berbagai Jalur

Berdasarkan rekapitulasi SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, SMKN 12 Garut menerima peserta didik baru melalui beberapa jalur seleksi, antara lain:

  • Kelas Industri
  • Prestasi Nilai Rapor
  • Prestasi Non Akademik
  • Prestasi Kepemimpinan
  • Anak Guru
  • Domisili Terdekat
  • Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM)

Pada kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman, sebanyak 139 siswa diterima, terdiri atas:

38 siswa jalur Kelas Industri

30 jalur Prestasi Nilai Rapor

2 jalur Prestasi Kepemimpinan

2 Anak Guru

24 jalur Domisili Terdekat

43 jalur KETM

Sementara itu, Teknik Sepeda Motor menjadi salah satu jurusan dengan jumlah penerimaan terbesar, yakni 144 siswa. Rinciannya meliputi:

33 siswa jalur Kelas Industri

36 Prestasi Nilai Rapor

7 Prestasi Non Akademik

2 Anak Guru

23 Domisili Terdekat

43 jalur KETM

Di jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), tercatat 105 siswa diterima, terdiri dari:

27 jalur Kelas Industri

28 Prestasi Nilai Rapor

1 Prestasi Kepemimpinan

3 Prestasi Non Akademik

3 Anak Guru

11 Domisili Terdekat

* 32 jalur KETM

Adapun pada kompetensi keahlian Bisnis Daring, sebanyak 108 siswa dinyatakan lolos seleksi. Mereka berasal dari:

23 jalur Kelas Industri

28 Prestasi Nilai Rapor

4 Prestasi Non Akademik

1 Anak Guru

20 Domisili Terdekat

32 jalur KETM

Jurusan Akuntansi menerima 108 peserta didik baru, terdiri atas:

26 jalur Kelas Industri

28 Prestasi Nilai Rapor

2 Prestasi Non Akademik

1 Anak Guru

18 Domisili Terdekat

33 jalur KETM

Sementara itu, kompetensi keahlian Perikanan menerima 36 siswa, dengan komposisi:

9 jalur Kelas Industri

9 Prestasi Nilai Rapor

7 Domisili Terdekat

11 jalur KETM

Secara keseluruhan, rekapitulasi tersebut menunjukkan SMKN 12 Garut menerima sekitar 640 peserta didik baru yang tersebar pada enam kompetensi keahlian sesuai kuota yang telah ditetapkan.

Aturan Terbaru SPMB Jawa Barat 2026

Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Jawa Barat mengacu pada kebijakan terbaru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menggantikan sistem PPDB menjadi SPMB. Dalam pelaksanaannya, pemerintah menerapkan beberapa jalur penerimaan, yakni:

  • Jalur domisili
  • Afirmasi (KETM)
  • Prestasi
  • Mutasi
  • Kelas industri untuk SMK yang bekerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri

Seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan, berbasis sistem digital, serta mengutamakan pemerataan akses pendidikan sesuai kuota masing-masing jalur. Sekolah tidak memiliki kewenangan untuk mengubah hasil seleksi yang telah ditetapkan oleh sistem, sehingga setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama sesuai persyaratan yang berlaku.

Heryatno berharap seluruh siswa yang telah diterima dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing, sehingga siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *