July 17, 2026

Pendiri SMK Negeri 1 Sorong Kini Jadi Wakil Bupati, Cerita Terungkap di MPLS

0
Attachment for Pendiri SMK Negeri 1 Sorong Kini Jadi Wakil Bupati, Cerita Terungkap di MPLS

SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong Gelar MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027

SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong kembali menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini digelar di Aula sekolah pada Jumat, 17 Juli 2026, dengan tujuan utama untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, serta menjunjung tinggi toleransi. Acara ini juga menjadi langkah awal dalam memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru.

Hadirnya Narasumber Berpengalaman

Beberapa tokoh penting hadir dalam acara tersebut, termasuk Wakil Bupati Sorong Sutejo, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sorong Adri Timban, Kepala Kampung Kerukunan Kabupaten Sorong Ashar, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sorong. Keberadaan para narasumber ini menambah semangat peserta didik dalam mengikuti rangkaian kegiatan.

Dalam sesi pembekalan, Adri Timban menyampaikan materi tentang wawasan kebangsaan kepada ratusan peserta didik baru. Suasana semakin hidup ketika ia mengajak siswa mengikuti kuis interaktif yang menguji pengetahuan mereka tentang sejarah sekolah. Salah satu pertanyaan yang diberikan adalah mengenai siapa kepala sekolah pertama SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong.

Para siswa tampak antusias mengacungkan tangan dan berlomba-lomba menjawab hingga akhirnya salah seorang peserta berhasil memberikan jawaban benar, yaitu Sutejo, yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Sorong. Kesempatan itu pun dimanfaatkan Sutejo untuk mengenang perjalanan awal berdirinya sekolah yang pernah dipimpinnya.

Peran Sutejo Sebagai Pendiri Sekolah

Sutejo membenarkan bahwa dirinya merupakan kepala sekolah pertama sekaligus salah satu pendiri SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong. Ia menyampaikan harapan agar siswa-siswi yang baru masuk jenjang SMK sudah dibekali pemahaman tentang pentingnya hidup rukun dan menghargai perbedaan.

“Harapan kami, sejak memasuki jenjang SMK, para siswa sudah dibekali pemahaman tentang pentingnya hidup rukun dan menghargai perbedaan,” ujarnya. Ia merasa bangga melihat perkembangan sekolah yang pernah dipimpinnya selama kurang lebih satu dekade.

“Alhamdulillah, hingga hari ini SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong terus berkembang, semakin maju, dan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sorong,” katanya.

Perjalanan Karier Sutejo

Sutejo menjelaskan bahwa dirinya mengabdi sebagai kepala sekolah selama sekitar 10 tahun, sebelum kemudian dipercaya menjadi pengawas SMK hingga akhirnya mengemban amanah sebagai wabup. Menurutnya, pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi akademik dan keterampilan vokasi.

Karena itu, pengenalan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, serta moderasi beragama sejak awal masa pendidikan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda berkarakter.

Tujuan MPLS Ramah

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah, SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga menanamkan nilai-nilai persatuan, toleransi, disiplin, serta semangat kebangsaan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam keterampilan vokasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, menghargai keberagaman, serta siap menjadi generasi penerus yang berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, dan Indonesia.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *