Kemenkes Buka Suara Soal Skrining Mental Peserta PPDS Unsrat
Kemenkes Perkenalkan Skrining Kesehatan Mental bagi PPDS di Unsrat
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan penerapan skrining kesehatan mental bagi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan kondisi psikologis calon dokter spesialis tetap terjaga selama menjalani pendidikan yang memiliki beban akademik dan pekerjaan cukup berat.
Skrining ini bertujuan untuk memastikan bahwa masalah kesehatan mental dapat terdeteksi lebih awal. Dengan demikian, pemerintah bisa memberikan penanganan yang tepat agar dampaknya tidak semakin parah. Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, Azhar Jaya, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil setelah beberapa peristiwa terkait peserta PPDS dalam beberapa waktu terakhir.
“Tujuan utamanya adalah untuk mengetahui kondisi psikis peserta PPDS agar mereka bisa diberikan treatment yang sesuai sehingga dampaknya bisa dikendalikan,” ujar Azhar Jaya.
Menurutnya, skrining bukanlah tindakan yang bertujuan untuk memberikan label tertentu kepada peserta PPDS. Sebaliknya, ini merupakan bagian dari upaya pencegahan. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan seperti depresi atau masalah kesehatan mental lainnya, peserta akan diarahkan untuk mendapatkan penanganan dari tenaga profesional.
“Jika mereka ternyata mengalami depresi dan lain-lain, maka rata-rata di rumah sakit besar ada dokter psikiater atau psikolog klinis yang akan menangani mereka,” tambahnya.
Program pendidikan dokter spesialis dikenal memiliki tuntutan tinggi, baik dari sisi akademik, pelayanan pasien, maupun tanggung jawab profesional. Oleh karena itu, pemantauan kondisi mental peserta menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas pendidikan sekaligus keselamatan peserta didik.
Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu institusi pendidikan dan rumah sakit dalam memberikan dukungan yang sesuai bagi para peserta selama menjalani pendidikan spesialis.
Jadwal Pelaksanaan Skrining Kesehatan Mental PPDS Unsrat
Sebuah surat undangan mengenai pelaksanaan skrining kesehatan mental bagi seluruh peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS)-1 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ditandatangani oleh Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Homenta Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, FICA. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa skrining dilakukan sebagai bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penyelenggaraan proses pembelajaran klinik di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado.
Berdasarkan isi surat, skrining dijadwalkan berlangsung pada 15–17 Juli 2026 di Aula Lantai 2 Gedung Kantor Administrasi RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Pelaksanaannya dibagi berdasarkan program studi dengan waktu pemeriksaan pukul 09.00 hingga 12.00 WITA di Aula Lt.2 Godung Kantor Administrasi RSUP Kandou Manado.
- Rabu, 15 Juli 2026 untuk Program Studi Bedah, Jantung, DVE, Anestesi.
- Kamis, 16 Juli 2026 untuk Program Studi Interna, IKFR, Neurologi.
- Jumat, 17 Juli 2026 untuk Program Studi Obgin, Anak, Mata, Anestesi.